BREAKING
Tampilkan postingan dengan label Pekabran Injil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekabran Injil. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Februari 2015

AKSI DUKUNGAN PRD DAN KNPB WILAYAH BIAK

AKSI DUKUNGAN PRD DAN KNPB WILAYAH BIAK TERHADAP PENDAFTARAN ULMWP KE SEKERTARIAT MSG DI VANUATTU

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Biak mengadakan aksi dukungan terhadap ULMWP mendaftarkan West Papua ke sekertariat MSG dalam bentuk ibadah syukuran di sekertariat KNPB wilayah Biak di Darfuar.
Ibadah syukuran yang dihadiri oleh seluruh Badan Pengurus KNPB wilayah Biak , 09 pengurus KNPB sektor serta seluruh anggota Parlemen dari 09 fraksi yang tersebar di wilayah biak. 

Ibadah syukuran tersebut dilaksanakan pada hari ini Rabu 04 Februari 2015, Ibadah syukuran dimulai pada pukul 10.00 sampai dengan berakhir pada 16 .00 WPB. 



Ibadah syukuran dipimmpin oleh Pdt. Yason Marisan, dalam kotbahnya, Pdt. Marisan mengatakan hari ini kita harus bersyukur kepada Tuhan karena ULMWP mendaftarkan West Papua ke Sekertariat MSG tidak terlepas dari campur tangana Tuhan, sehingga hari ini kita mengadakan ibadah dukungana atas pendaftaran ULMWP mendaftar ke MSG. Lebih lanjut pdt Marisan mengatakan jangan takut untuk berjuang sebab Tuhan juga ikut bekerja dalam perjuangan kita tegasnya.

Dalam ibadah dukunga Ketua Parlement Rakyat Daerah (PRD) Apolos Sroyer mengatakan kami rakyat Papua wilayah Biak mendukung penuh ULMWP mendaftarkan West Papua ke MSG. Ketua Parlemet mengatakan seluruh Rakyat Papua harus Mendukung apa yang dilakukan oleh ULMWP.

Kemudian Ketua KNPB wilayah Biak Yuliannus Mandowen mengatakan rakyat Papua jangan takut untuk berjuang demi hak penentuan nasib sendiri ( SELF DETERMINATION) lebih lanjut ketua KNPB biak mengatakan kami rakyat Papua wilayah Biak menolak dialog Jakarta Papua dan referendum harus terjadi di Papua Barat.
Ada beberapa poin menjadi dukungan dan tuntutan adalah :

1. Kami Papua Barat wilayah Biak mendukung penuh terhadap ULMWP mendaftarkan West Papua ke sekertariat MSG

2. Kami Rakyat Papua Barat menolak semua kebijakan pemerintah Indonesia di Papua Barat, dalam bentuk apa pun termasuk Dialog Jakarta Papua dan segera menggelar Referendum di Papua Barat 


3. Menyongsong 160 tahun perayaan Injil masuk 5 Februari 1855 -2015 dengan nama Tuhan West Papua mengajukan lamaran ke MSG


Setelah membacakan pernyataan sikap pada pukul 16.00 WPB ibadah ditutup secara resmi dan dilanjutkan makan bersamaa serta panggung hiburan.

Lihat Foto :
Sumber : Nesta

KNPB Merauke, HUT PI & Dukungan Pendaftaran

PERAYAAN PEKABARAN INJIL MASUK DI TANAH PAPUA 5 FEBRUARI 1855-2015 DAN DUKUNGAN PENDAFTARAN WEST PAPUA DI MSG.

Merauke, 04 Februari 2015

Sesuai dengan arahan nasional BPP KNPB kepada KNPB Daerah � daerah terkait pelaksanaan doa dan puasa pada tgl 04 Februari 2015 dalam rangka memperingati HUT pekabaran Injil Masuk ditanah Papua dan mendukung ULMWP mendaftarkan West Papua di MSG 5 Februari 2015.

Sehingga kami badan pengurus KNPB dan PRD Wilayah Merauke dalam rangka menyikapi arahan BPP KNPB yang dimaksud maka, kami pada Hari Sabtu, 31 Januari 2015 melaksanakan pertemuan dengan kesepakatan bersama untuk melakukan aksi doa bersama di Kantor PRD & Sekretariat KNPB Wilayah Merauke dan memasukan ujud doa kepada Dedominasi Gereja-gereja di Merauke untuk didoakan pada perayaan Injil masuk di Tanah Papua 5 Februari 2015, serta mengundang NRFPB dan WPNCL untuk doa bersama dengan alasan bahwa ULMWP adalah wadah bersama kami yang mewakili rakyat Bangsa Papua Barat untuk mendaftar di MSG sehingga kami harus mendukung secara bersama. Sesuai dengan hasil pertemuan kami maka, kami menyiapkan semua kegiatan dan mengundang NFRPB & WPNCL namun dalam kegiatan doa bersama yang hanya dapat hadir dari NFRPB.

Kegiatan doa bersama kami lakukan pada jam 08.00 � 11.00 WPB, kegiatan doa di pimpin oleh pendeta Jhon Emola dari gereja GKI Pison dan disertai dengan doa permohonan dalam bahasa daerah suku-suku yang ada di selatan. Setelah itu Pembacaan hasil deklerasi Saralana secara terbuka Oleh Wakil Ketua Parlemen Nasional West Papua (PNWP) Tuan. Eliesr Anggaynggom dan setelah itu sambutan atau pembacaan pernyataan KNPB oleh ketua KNPB Wilayah Merauke Tuan. Gento Emerikus Dop, dan selanjutnya sambutan oleh perwakilan NRFPB, Bapak Yohanis Petrus Kamarka dan sambutan yang terahir oleh Parlemen Rakyat Daera (PRD) Wilayah Merauke Ny. Panggrasia Yeem.
Kegiatan dalam rangka HUT pekabaran Injil yang ke � 160 di Tanah Papua pada tanggal, 05 Februari 2015 dan sekaligus mendukung perwakilan Bangsa Papua Barat yang tergabung dan bersatu dalam kelompok nasional yaitu United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) yang secara resmi akan mendaftarkan West Papua di sekretariat Melanesion Spearhead Group (MSG) di Negara Vanuatu pada tgl, 05 Februari 2015 berjalan dengan baik hingga selesai walaupun dijaga ketat oleh gabungan TNI/POLRI.





Demikian laporan singkat kami dan foto-foto kegiatan kami.

 kegiatan doa dan dukugan telah mengundang Pimpinan NRFPB, bersama megikuti perayaan dalam rangka memperingati HUT ke 160 Pekabaran Injil masuk di Tanah Papua 05 Februari 1855-2015 dan mendukung pendaftaran West Papua secara resmi di MSG pada tgl 05 Februari 2015. Salam

Sumber : Nesta

KNPB Mnukwar Ibadah Hut PI & Dukungan Doa

Komite Nasional Papua Barat Wilayah Mnukwar melaksanakan Ibadah dalam rangka dukungan doa atas West Papua akan melamar di MSG pada tanggal 5 Februari 2015, ibadah tersebut berjalan dengan lancar dan aman dukungan doa dilaksanakan pada hari rabu, 04 februari 2015 bertempat di secretariat/kantor KNPB dengan Thema : �5 Februari 1855 � 2015. Atas Nama Tuhan West Papua Mengajukan Lamaran Ke MSG�. dan Sub Thema : �1855 Jiwa Manusia Papua Di Selamatkan Dari Kegelapan Hidup Serta Tanahnya Diberkati dan 2015 Tanah Serta Manusia Juga Budaya Papua Diselamatkan dan Bebas dari Bangsa Penjajah�.





Sumber : Nesta

Kamis, 01 Januari 2015

PERNYATAAN RESMI KNPB TERKAIT 160 TAHUN INJIL MASUK DI MASINAM 5 FEBRUARI 2015

PERAYAAN HUTKE 160 TAHUN INJIL MASUK DITANAH PAPUA 5 FEBRUARI 1855-2015 � DENGAN NAMA TUHAN WEST PAPUA MENGAJUKAN LAMARAN KE MSG�

5 Februari 1855, adalah awal peradapan manusia Papua, disinilah manusia Papua mengenal jati diri sebagai manusia yang bermartabat melalui dua rasul Ottow dan Geisler di Mansinam.Mnukwar, masuknya dua rasul Ottow dan Geisler meletakkan peradapan Manusia Papua 


Hal telah terbukti dengan nubuatan Pdt Ishak Semuel Kijne pada tanggal 25 Oktober 1925 dalam pengabaran berita keselamatan dan kebebasan Manusia Papua. Pdt. Ishak Semuel Kijne pernah bernubuat di atas batu Aitumeri di Wondama mengatakan bahwa, �diatas batu ini saya meletakan peradaban orang Papua, ( sekalipun Orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini. Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri.

Berdasarkan nubuatan ishak kenye maka dua dua orang yang datang ke mansinam bukan hanya bebicara pegabaran ini semata namun sesunggunya Pdt Ishak Semuel Kijne berbicara tentang Nasib bangsa Papua ke depan. Peradaban Pdt Ishak Semuel Kijne titipkan kepada gereja pada umumnya dan lebih khusus kepada GKI .
5 Februari 1855 � 2015 saat ini sudah 160 tahun (satu setengah abad ) GKI di tanah Papua-- Namun GKI banyak keluar dari nubuatan dan peradaban manusia Papua di Mansinam. Gereja �gereja di Papua lebih mementigkan dirinya dan kepentingan Negara Republik Indonesia dibandingkan berbicara tentang hak penentuan nasib sendiri Bagi rakyat Papua Barat.

Sebelum tahun 1969 rakyat Papua menentukan nasib apakah ingin berkabung dengan NKRI atau merdeka penuh berdasarkan manivesto politik KNP 1 Desember 1961, GKI salah satu gereja di Papua lebih duluh menyatakan sikap untuk bergabung dengan NKRI. Hal ini sangat disayangkan karena apa yang dilakukan oleh GKI merupakan pelecehan dan berlawanan dengan doktrin serta peradaban manusia Papua di mansinam.

Peradapan manusia papua tersebut telah terbukti bahwa, 5 Februari 1855 dimansinam bukan hanya berbicara tentang doktrin gereja tentang penginjilan, pembangunan gereja yang mewah, Tugu penginjilan, kotbah di Mimbar-mimbar Gereja bahkan mengumpulkan uang kolokte/derma untuk membayar gaji Pendeta dan menjadikan rakyat Papua lahan untuk kepentingan Gereja dan Negara, tetapi gereja tidak pernah berbicara tentang kebebasan dan keselamatan umat Tuhan di tanah Papua sesui dengan peradapan manusia papua.

GKI di tanah Papua harus dan mampu berbicara tentang kebebasan umat Tuhan di Tanah Papua seperti Hak rakyat Papua untuk menentukan nasibnya sendiri, bukan sebaliknya GKI mendukung kebijakan NKRI di Papua untuk menindas hak-hak rakyat West Papua. Karena hal itu bertolak belakang dengan makna peradaban manusia Papua. 

GKI bukan media pemerintah Indonesia di West Papua, sehingga menjadikan Doa Syafat untuk dan mendoakan kepentingan Indonesia agar terus menjajah West Papua. Tatkala di jemaat-jemaat (baik di kota/kampung) di minta mendoakan agenda Hak Penentuan Nasib Sendiri west Papua, justru di tolak oleh kebanyakan pimpinan gereja-gereja GKI dengan memberikan alasan bahwa gereja tidak berpolitik dan tidak terlibat dalam perjuangan hak penentuan nasib sendiri rakyat West Papua, namun setiap hari minggu dalm Doa Syafat selalu mendoakan pemerintah Indonesia berarti secara tidak langsung GKI ikut terlibat dan berpolitik dalam penjajahan di tanah Papua,

Beberapa tahun ini Gereja-gereja sedunia (PCC) di pasifik banyak berbicara keras tentang kebebasan umat Tuhan di dunia bahkan secara nyata mendukung hak bangsa Papua untuk menentukan Nasib Sendiri (SELF DETERMINATION). Berbagai bantuan financial lainnya terus dilakukan bagi kemajuan dan penghormatan Hak Azasi Manusia (HAM) rakyat West Papua. Namun yang terjadi hanyalah �Genocida�
Pembunuhan, Pemerkosaan, Pemenjaraan dan eksploitasi Sumber Daya Alam/SDA Papua. ����.
Bagimana Gereja-gereja khususnya GKI di tanah Papua memaknai peranannya memainkan Suara kenabian dalam kondisi Papua Barat saat ini dan dimasa-masa akan datang ?

5 Februari 1855 � 5 Februari 2015 sudah 160 tahun, GKI di Tanah Papua harus menentukan sikap politik yang jelas seperti ;

A. GKI harus BERANI menyatakan diri KELUAR dari PGI dan bergabung di Dewan Gereja- gereja Pasifik dan menyeruhkan tentang kebebasan umat Tuhan di tanah Papua.

B. GKI harus BERANI MENGEMBALIKAN PERADABAN ORANG PAPUA DI PULAU MANSINAM dengan MERUBAH TATA GEREJA GKI DITANAH PAPUA TENTANG STATUS GEREJA GKI, YAITU PANCASILA dan UUD 1945 sehingga GKI tetap konsisten berdiri tegak melindungi hak-hak Asasi Manusia Papua tanpa interfensi kepentingan Pemerintah Indonesia.
C. GKI HARUS MAMPU DAN BERANI MEMPROTEKSI SERTA MENGUTAMAKAN ORANG ASLI PAPUA SEBAGAI MAYORITAS PEMELUK GKI DARIPADA PEMELUK GKI NON-PAPUA.

D. AGAMA Selama 160 tahun GKI di Papua tidak pernah berbicara tentang penderitaan umat Tuhan di West Papua sehingga momentum perayaan 160 tahun peradaban manusia Papua GKI harus berani menyuarakan tentang kebebasan uman Tuhan di West Papua.

Persoalan Hak Penentuan Nasib sendiri di West Papua saat ini mendapat dukungan yang meningkat di kawasan Pasifik khususnya kelompok Melanesia baik masyarakat dan pemerintahnya. Hal ini tidak terlepas dari peran aktif yang dimainkan oleh Dewan Gereja-gereja Pasifik. Sikap politik Dewan Gereja-gereja Pasifik untuk mendukung perjuangan rakyat di West Papua. Hal ini merupakan satu langkah maju dalam gerakan perjuangan rakyat West Papua-Termasuk GKI di tanah Papua. 

Sikap politik Dewan Gereja-Gereja Pasifik pada akhir tahun 2014 berhasil mendorong dan memfasilitasi suatu pertemuan untuk mempertemukan kelompok-kelompok gerakan perjuangan West Papua di Vanuatu dan didukung oleh pemerintah Vanuatu. Langkah politik Dewan Gereja Pasifik ini patut disyukuri oleh rakyat West Papua, dan mendesak GKI untuk dapat mendukung perjuangan damai hak penentuan nasib sendiri rakyat West Papua.

Persaudaran dalam persatuan sebagai gereja Pasifik telah ditunjukan sebelum tahun 1961, dimana GKI sendiri adalah anggota Konferensi Gereja-gereja Pasiik, namun GKI sendiri telah mendeklarasikan diri untuk bergabung dengan Persatuan Gereja-gereja Indonesia. Hal ini menunjukan GKI sendiri menyerahkan umatnya untuk dikuasai dan ditindak/ditindas secara tidak manusiawi oleh pemerintah kolonial Indonesia. 

Momentum Perayaan 5 Februari 1855-2015 masuknya Injil di Pulau Mansinam , United Libaration Movement For West Papua (ULMWP) Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat, akan mendaftarkan West Papua sebagi anggota di sekertariat MSG di anuatu pada tanggal 05 Februari 2015 .

Oleh Karena itu kami badan pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat BPP-KNPB ) menyerukan kepada pengurus KNPB wilayah, KNPB konsulat, dan kepada Pimpimnan gereja GKI di tanah Papua sekaligus himbauan resmi kepada seluruh komponen rakyat Papua Barat dari sorong sampai Merauke bahwa:
1. Momentum perayan 160 tahun injil masuk di mansinam 5 Februari 2015 pimpimnan gereja di seluruh Tanah Papua wajib Mendoakan proses pendaftaran West Papua di sekertariat MSG tanggal 5 Februarui mendatang.
2. Kepada pimpimnan Gereja GKI Di tanah Papua harus mengambil satu keputusan untuk keluar dari PGI dan bergabung di dewan gereja pasifik dan mendukung hak Penetuan Nasib sendiri bagi rakyat Papua Barat
3. Rakyat Papua Barat dari sorong sampai merauke dan Orang Papua barat di Luar negeri wajib melakukan doa dan puasa untuk mendukung proses pendaftaran di sekertariat MSG
4. Disampaikan kepada pengurus KNPB wilayah segera Lakukan doa dan ibadah di sekertariat Masing-masing sesui dengan Kondisi wilayah masing-masing. 
Dibawa sorotan Thema Nasional : Thema Nasional : � PERAYAAN HUTKE 160 TAHUN INJIL MASUK DITANAH PAPUA 5 FEBRUARI 1855-2015 DENGAN NAMA TUHAN WEST PAPUA MENGAJUKAN LAMARAN KE MSG 

Demikian himbauan umum Badan Pengurus Pusat komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) atas perhatian dan kerja sama yang baik tak lupa kami haturkan berlimpah terima kasih, tuhan yesus Memberkati.

Salam Revolusi � kita Harus Mengakhiri�
Numbay, 30 Januari 2014

          BPP Komite Nasional Papua Barat (KNPB)

VICTOR F. YEIMO                             ONES SUHUNIAP
Ketua Umum                                             Sekertaris Umum

----------
Sumber : KNPB
 
Copyright © 2013 -2018 KNPBnews
Design by FBTemplates | BTT