BREAKING
Tampilkan postingan dengan label Penangkapan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penangkapan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 November 2018

Kronologis Penangkapan Pejuang Papua Merdeka, Aktivis Mahasiswa dan Pembongkaran Kantor Papua Merdeka [KNPB Pusat] Mabes Vietnam

Dalam rangka Hari Ulang Tahun Komite Nasional Papua Barat [KNPB] pada tanggal 19 November 2018 yang ke_10 di Asrama Pengunungan Bintang Waena_Jayapura.

Pada pukul 90.00 pagi wpb, Aparat Gabungan TNI_POLRI di pimpin langsung oleh Kapolresta Jayapura AKBP Gustav Urbinas dan Dandim 1701/ Jayapura Letkol Inf. Johanis Parinussa langsung masuk membongkar Kantor Papua Merdeka [KNPB Pusat] Mabes Vietnam dengan seisi Kantor KNPB Pusat rata dengan tanah.

Pada pukul 10.00 wpb, masuk membubarkan dengan paksa dan menangkap 107 Pejuang Papua Merdeka, Aktivis Mahasiswa Papua dan pemateri dari ULMWP di Asrama Pengunungan Bintang Waena_Jayapura.

Nama_nama yang ditahan di Polresta Jayapura :
1. Hefrin Tabuni
2. Yery Mabel
3. Manus Kabak
4. Mama Paulina
5. Day Wenda
6. Danny Mabel
7. Elimelek Pigome
8. Markus Haluk
9. Sam Yelipele
10. Albert Gobay
11. Ones Surabut
12. Aberaham Togodly
13. Otis Mabel
14. Yanius Siep
15. Maikel Tabuni
16. Robert Wasagge
17. Ikhe Yoal
18. Selly Tebay
19. Jakson Gobay
20. Lukas Bahabol
21. Nikolas Yelipele
22. Agus Wetipo
23. Eman Bahabol
24. Antonia Edoay
25. Fanny Assem
26. Rufina Yewen
27. Sartiel Uropmabin
28. Razz Yabyee
29. Kiri
30. Nadap Gobay
31. Rio Gobay
32. Hengky Nagen
33. Yanus Sobolim
34. Fanuel Kobak
35. Zet Gobay
36. Anace Gobay
37. Niko Hiluka
38. Arius Elopere
39. Yanius Sibak
40. Asibo Sibak
41. Venus Kabak
42. Mesiak Kabak
43. Domin Mote
44. Eka Minim
45. Ochen Balingga
46. Yalige Balingga
47. Nius Balingga
48. Musa Tebay
49. Karo Sobolim
50. Kris Yelemaken
51. Yulius Sobolim
52. Wene Mote
53. Semi Helakombo
54. Tinar Sabulle
55. Derek Bunai
56. Rina Wenda
57. Herman Wambay
58. Mina Kadepa
59. Agus Kossay
60. Oppis Balingga
61. Mecky Yeimo
62. Hosea Keiya
63. Ronald Mirin
64. Satbi Boma
65. Hosea Yeimo
66. Opince Yeimo
67. Sammy Lokon
68. Manu Kadepa
69. Yemi Soll
70. Emil Wakei
71. Salomina Uropdana
72. Melianus Gobay
73. Mardi Hiluka
74. Yafet Gobay
75. Lambertus Gobay
76. Sebe Tenoye
77. Tinus Wenda
78. Benyamin Tabuni
79. Elina Balingga
80. Yustinus Assem
81. Anis Wenda
82. Regina Tekege
83. Neri Taplo
84. Noldy Hilka
85. Jakson Wandik
86. Kamulus Yelipele
87. Othen Hiluka
88. Jefri Wetipo
89. Tinus Pahabol
90. Manu Gobay
91. Mey Balingga
92. Eligius Tebay
93. Olof Tabuni
94. Nova Tebay
95. Nelius Wenda
96. Elbay Tebay
97. Vero Huby
98. Chobabe Wanimbo
99. Elis Tebay
100. Alex Giyai
101. Sepy Boma
102. Serius Boma
103. Saulus Sobolim
104. Wanus Yelipele
105. Yemi Koroman
106. Nerius Gobay
107. Augustinus Aud

107 Pejuang Papua Merdeka dan Aktivis Mahasiswa di tahan dari jam 10. 00 dan sampai jam 23. 00 wpb dibebaskan karena tidak cukup bukti menjerat pasal makar penjajah kolonial Indonesia.

Biar kantor KNPB di bongkar pasti Papua Merdeka !
Biar kami KNPB disiksa dan dipenjara pasti Papua Merdeka !

Mogok Sipil Nasional menuju Pembebasan Nasional Bangsa West Papua

Kitorang Harus Mengakhiri !
By_Guzty Prabu









Rabu, 27 Mei 2015

32 Aktivis KNPB Ditangkap, 5 Orang Terluka di Jayapura

32 Aktivis KNPB Ditangkap, 5 Orang Terluka Di Gapura Uncen Perumnas III, Waena -Jayapura
Aparat kepolisian dari Polresta Kota Jayapura kembali melakukan pengkapan brutal dan mebubarkan masa dengan mengeluarkan tembakan. Akibat dari kebrutalan aparat ini 5 orang terluka puluhan lainya ditangkap.

Penangkapan aktivitas KNPB ini ditangkap karena ulah mahasiswa uncen yang jadi propokator dan melempar batu ke arah polisi dari arah sekertariat bem uncen dan dari arah atas jalan naik kampus.

Hai itu menyebabkan sejumlah aktivis KNPB ditangkap secara brutal hingga sejumlah aktivis terluka karena disiksa polisi.

Demo damai KNPB medukung ULMWP pada hari ini Polisi menakap seluruh aktivis KNPB di gapura uncen perumnas III Waena.

Penangkapan ini terjadi pada pukul 09 . 15 WPB.

Dalam Penagkapan ini sejumlah aktivis KNPB terluka karena polisi melakukan pemukulan pada saat Penangkapan.
Salah satu yang terluka adalah Assa Alua terluka kepala mengeluarkan darah cukup banyak. Kemudian salah satu gigi patah. Pada saat melakukan penangkapan polisi mengeluarkan tembakan sebanyak 2 kali.

Sebelum polisi melakukan penagkapan ada pengurus BEM Uncen yang sudah dipasang polisi melempar batu ke arah polisi seakan-akan masa yang melempar batu, akhirnya langsung melakukan pemukulan dan penagkapan. polisi datang melekukan pemukulan dan panagkapan dengan tidak manusiawi terhadap sejumlah aktivis KNPB.sekitar 5 anggota KNPB terluka.

Kemudian di Expo Waena 2 orang di tangkap pada pukul 9.00 WPB.

Sebelumya mahasiswa uncen memalang kampun pada pukul 8.35 WPB namun polisi bubarkan paksa. Kemudian KNPB Keluar dari sekertariat vietnam menuju perumnas III Waena pada pukul 09.00 wpb, kemudian pada pukul 09.10 masa aksi dari knpb tiba di gapura uncen langsung dihadang polisi. 5 menit kemudian ada provokator lempar batu dari arah kamus ke polisi sehingga semua aktivis KNPB ditangkap polisi.

Polisi juga melakukan penangkapan di Expo dan depan kantor pos abepura.
Ini nama- nama yang ditangkap hari ini kamis 28 mey 2015. Pukul 09.15 wpb. Di depan Kampus uncen Jayapur yakni:

1. Warpo wetipo, Ketua Komisariat diplomasi KNPB Pusat
2. Ucak Bazoka Logo, Jubir Nasional
3. Sony Meage,
4. Yosep Degey,
5. Panus Siep,
6. Assa Alua,
7. Oncen Balingga,
8. Meky Tipagau,
9. Nita Wenda,
10. Yufri Pahabol,
11. Eky Balingga,
12. Alex Mujijau,
13. Sonny Dogopia,
14. Natalis Napagani,
12. Beny Yatipai,
16. Eliaser Anggainggom,
17. Yustinus Nambagany,
18. Dominikus Dendegau,
19. Taksen Giay,
20. Selvianus Bagubau,
21. Memendas So,
22. Otniel Balingga,
23. Osea Yeimo,
24. Amos Payage,
25. Natalis Go,
26. Donatus Dombay,
27. Musa Tobay,
28. Mike Mabel,
29. Pitre Matuan,
30. Keliopas Boma.

Ini nama-nama yang ditangkap Perumnas III Waena.
Kemudian di Expo 2 orang ditangkap

1. Domy Dedegau
2. Jus Nabagani

. Sedangkan di Abepura dan Jayapura belum ketahui jumlah.
Tolong segra advokasi.

Minggu, 22 Februari 2015

PENANGKAPAN DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB NABIRE

PENANGKAPAN 5 AKTIVIS KNPB DAN PENGEREBEKAN SEKERTARIAT KNPB WILAYAH NABIRE OLEH KEPOLISIAN RESORT NABIRE.

Penangkapan sewenang�wenang oleh aparat kepolisian rebuplik Indonesia daerah polda Papua terhadap aktivis KNPB di Papua belum juga berakhir sampai dengan saat ini. Penangkapan pengerebekan penyitaan serta penculikan di Papua semakin meningkat di Papua. Penangkapan sewenang-wenang terhadap 5 aktivis KNPB dan pengerebekan terhadap sekertariat KNPB kembali terjadi di Nabire beberapa hari terakhir ini tanpa alasan; yang tidak jelas bukan hanya pengkapan tetapi razia terhadap- sejumlah aktivis KNPB di Nabire terus terjadi sampai dengan saat ini.

Penangkapan terhadap aktivis KNPB terjadi di nabire beberapa hari terakhir ini oleh aparat gabungan TNI dari 753 nabire, kepolisian dari polres nabire Serta Brimob, penangkapan pertama terjadi pada hari sabtu tanggal 14 Februari 2015 Pada pukul 20.10 WPB di dermaga atau pelabuhan kapal feri Nabire.

1. Penangkapan Sekertaris Umum KNPB Bersama 3 Anggota
Penyergapan dan penagkapan terhadap Sekertaris Umum KNPB pusat dan 3 aktivis KNPB di pelabuhan tersebut Masing-masing
Ones Suhuniap, sekertaris Umum KNPB Pusat
Nuga Logo, anggota KNPB pusat Nas Wenda Anggota KNPB pusat dan
Gombodius Kogoya anggota.

Penangkapan ini terjadi pada saat sekertaris Umum KNPB bersama 3 anggota tersebut turun dari kapal Maserei yang mereka tumpangi dari pelabuhan Biak Pada tanggal 13 Februari 2015, untuk memenuhi undangan Evaluasi KNPB Nabire sekaligus kunjugan kerja KNPB Pusat ke KNPB Nabire.
Pada pukul 20.00 kapal sandar di pelabuhan nabire kemudian pada pukul 20. 10 WPB Ones Suhuniap Bersama 3 anggotanya turun dari kapal aparat kabungan dari semua kesatuan baik dari Kepolisian resor Nabire Brimob, Desus 88, anggota TNI dari 753 nabire, POM, provost dan sejumlah anggota yang berpakian preman langsung memblokade pintu keluar kapal sampai dengan pintu keluar dermaga dan langsung mengepung mereka dengan peralatan lengkap seperti senjata, anjing pelacak, 3 Mobil dalmas 4 mobil renjer 2 truk TNI mobil Patroli plres nabire dan 2 mobil milik POM dan 1 mobil propos serta sejumlah mobil kaca gelap Avanza dan Inova dipenuhi anggota yang berpakian preman degan dilengkap senjata lengkap.
Pada saat anggota polisi tahan Ones Bersama 3 anggota KNPB tersebut, Sekertaris Umum mengatakan, menanyakan surat perintah penangkapan dan alasan penangkapan mereka namun polisi tidak memberikan jawaban tentang surat penangkapan, namun sebaliknya ada beberapa anggota polisi menodong senjata laras panjang yang mereka pegang ke kepala sekertaris umum KNPB Pusat kemudian salah satu tentara mengatakan kepada Ones "hei kau jangan melawan nanti saya tembak kau disini lebih baik kau mengikuti saja ancamnya".
Kemudian Ones kembali menanyakan kenapa mereka ditangkap dan ada kasus apa ? dan mana kapolres kalian? Namun satu anggota brimob mengatakan kamu ikut ke kantor dan ketemu kapolres di kantor katanya.
Setelah anggota Polisi tersebut memisahkan mereka satu per satu dan dinaikan ke dalam mobil renger dan Avanza lalu dalam pengawalan ketat digiring ke Polres Nabire. Proses penangkapan terhadap aktivis KNPB tersebut dilakukan sama seperti mengepung dan Menangkap teroris.
Pada 20.30 WPB tiba di polres nabire dan langsung digiring ke intelkam polres Nabire dan diinterogasi selama 5 jam di reskrim intelkam.
Pada saat penangkapan tas dan HP dan uang di saku semua disita oleh anggota polisi dan beberapa Intel di pelabuhan, pada saat dinterogasi polisi mengatakan Kalian KNPB tidak terdaftar di kesbangpol dan KNPB adalah Organisasi terlarang tegasnya.
Kemudia sekertaris Umum meminta ketemu Kapolres untuk ketemu menanyakan alasan penangkapan mereka namun anggota tidak mengijinkan dan mengancam oleh beberapa anggota kepolisian bahwa kau jangan macam-macam kami akan memecahkan kepalamu dengan ini katanya sambil memegang pistol.
Selain itu mereka mengatakan bahwa kamu itu pemberontak melawan negara maka harus dimusnahkan tegas beberapa anggota polisi.
Setelah melakukan penyelidikan dan menginterogasi, memintai keterangan terkait kedatangan ke nabire dan aktifitas perjuagan KNPB selama 5 jam pada pukul 01 .45 WPB sekertaris umum Ones suhuniap dengan 3 anggotanya dibebaskan.

2. Penangkapan Sekertaris KNPB Sorong Raja
Penangkapan kedua terjadi pada hari minggu 15 Februari 2014 pada pukul 08.30 WPB di pelabuhan nabire. Penangkapan itu terjadi terhadap Yeheskel Kosay Sekertaris KNPB wilayah Sorong Raya, Yeheskel ditangkap oleh aparat kabungan TNI/POLRI pada saat melakukan pemeriksaan dan pengeledahan terhadap penumpang yang turun dari kapal Doloronda. Yeheskel datang ke Nabire untuk mengikuti Evaluasi KNPB di Nabire sesuai dengan undangan KNPB Nabire.

Pada pukul 09.00 WPB Yeheskel dibawa ke polres Kabupaten nabire untuk melakukan interogasi, selama satu hari satu malam di polres nabire. Mendegar hal tersebut wakil Ketua KNPB Sorong Raya, Kantius Heselo mendatangi polres nabire untuk minta keterangan atas penangkapan sekertaris KNPB Sorong Yeheskel Kosay, pada hari senin 16 Februari 2015 setelah Kantius tiba di polres Kantius digiring ke intelkam lalu melakukan interogasi dan memintai keterangan ke nabire.

Setelah itu polisi melakukan interogasi terhadap Yeheskel Kosay dan Kantius Heselo Pada Hari Senin 16 Februari 2015 Kanius dan Yeheskel dibebaskan dengan Status Wajib Lapor.

Mereka dibebaskan setelah KNPB nabire Menghadap ke polres Nabire, Penangkapan terhadap Sekertaris KNPB Sorong ini dilakukan tanpa alasan yang tidak jelas.

3. Pengerebekan Sekertariat KNPB Wilayah Nabire.
Kemudian pada tanggal 16 februari 2015 kepolisian polres Nabire Brimob, densus 88 dan sejumlah anggota berpakian preman yang bersenjata lengkap serta satu truk TNI degan sejumlah anggota mengepung dan melakuka pengerebekan di sekertariat KNPB wilayah Nabire. Aparat kepolisian datang di sekertariat KNPB degan menggunakan 2 buah mobil dalmas 2 buah mobil renger, 1 truk TNI.

Awal terjadi Tanggal, 16 feburuari 2015 pagi hari dua orang Intelejen pantau disekitar depan sekeratariat KNPB Wilayah Nabire, dengan alasan mereka cari burung piaraan yang sudah terbang ke arah sekertariat. Kemudian sekitar Jam 12 siang aparat kabungan datang ke sekertariat lalu mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali ke arah Sekertariat KNPB Wilayah Nabire akhirnya anggota KNPB yang saat itu berada di sekertariat melarikan diri karena ketakutan.

Dalam pengerebekan tersebut tidak ada penangkapan karena semua anggota KNPB yang berada di sekertariat KNPB lebih dahulu mengetahui kedatangan aparat sehingga semua melarikan diri. Saat polisi mengepung sekertariat KNPB polisi mengambil 2 buah printer canon pixma dan satu sejumlah hp dan merusak fasilitas sekertariat seperti meja kerja membongkar pintu-pintu kamar dan pintu depan.

Polisi yang datang dengan kekuatan besar semua polisi lengkap dengan senjata. Mereka kepung sekertariat KNPB sama seperti kejar teloris, polisi langsung masuk ke sekertariat jumlah personil yang besar dengan mengunakan 2 bua mobil vancer, 1 bua mobil tahanan, 2 buah mobil truk dalmas, 2 buah mobil zabara, 7  mobil avanza dan inova dengan warna yang berbeda. dan langsung lakukan penggerebekan sekertariat dan mengambil barang-barang yang ada di sekertariat KNPB Nabire.

Polisi bukan hanya melakukan pengerebekan sekertariat KNPB namun ada sejumlah rumah-rumah warga sekitar samping sekertariat KNPB juga ikut digerebek, polisi bukan mengerebek Rumah warga tersebut namun polisi mengambil sejumlah barang seperti Ijazah, SK dan sejumlah barang dan rumah dirusak oleh polisi tersebut.:

Barang barang milik warga yang diambil antara lain :
01. Ijaza SD and SMP,
02. SK pensionan,
03. Bukti penerimaan gaji pensionan (Karip),
04. 2 Motor milik warga

Kemudian barang-barang milik KNPB yang disita di sekertariat adalah
01. Motor 4 unit milik KNPB 2 unit milik warga sekitar,
02. Tv 1 unit
03. Komputer 1 unit,
04. Printer 1 buah
05. HP milik para undangan dari wilayah-wilayah,
05. Karpet yang sudah alas lantai,
06. Alat-alat bagunan mesing skap kayu dll,
07. Panah dan busur sebagai alat budaya disimpan dalam sekertariat

Setelah mengambil barang�barang tersebut polisi membuat sebuah skenario untuk menjebak KNPB Nabire dengan membawa Bendera Bintang Kejora lalu sisipkan dalam barang-barang diambil dari sekertariat KNPB Nabire. Kemudian polisi mempublikasikan bahwa polisi menemukan dua bendera bintang kejora, pada hal KNPB Nabire tidak pernah menyimpan bendera bintang kejora.
Setelah mendengar penemuan, KNPB Nabire melakukan pengecekan terhadap semua anggota KNPB untuk memastikan bendera tersebut, dari hasil pertemuan itu tidak satu orang pun menyimpan bendera BK di sekertariat KNPB, berdasarkan hal tersebut KNPB nabire pastikan bahwa penemuan bendera tersebut merupakan skenario kepolisian untuk menjebak KNPB Nabire. Sebab sebelum polisi melakukan penggerebekan polisi mengeluarkan tembakan ke arah sekertariat maka semua anggota dan pengurus yang saat itu berada di sekertariat melarikan diri karena takut sehingga polisi lebih leluasa menyususn skenario untuk menyebak KNPB menitipkan bendera BK.
Setelah pengerebekan terjadi pada hari selasa 17 Februari 2015, pukul 10.00 WPB KNPB dan PRD nabire bersama perwakilan Komnas HAM mendatangi kapolres untuk meminta penjelasan terkait pengerebekan dan mengambil barang-barang yang disita oleh kepolisian.
Pada rombongan yang datang ke polres depan pintu masuk, aparat kepolisian yang jaga piket langung diusir dengan paksa mengggunakan rotan dan karet Mati milik kepolisian.

Kemudian pada hari rabu tanggal 18 Wakil Ketua PNWP Utusan Wilayah Mee-Pago Habel Nawipa, ketua PRD nabire Akulian Mote, sekertaris I KNPB Pusat Mecky Yeimo dan Ketua KNPB Nabire Sadrak Kudiai datang kembali ke Polres Nabire, lalu memberikan keterangan bahwa Kami bertanggung jawab jadi barang milik KNPB seprti HP dan motor yang yang diambil kepolisian segera kembalikan namun kapolres mengatakan bahwa tidak bisa karena ada yang harus bertanggug jawab dengan memberikan keterangan sekaligus membuat BAP karena Polisi menemukan bendera bintang kejora di sekertariat KNPB kata kapolres. Lebih lanjut Kepolres mengatakan KNPB Nabire harus bertanggung jawab dengan bendera Bintang Kejora tegasnya lagi.
KNPB Nabire mengatakan bahwa kami tahu barang-barang milik KNPB sementara bendera bintang kejora adalah skenario yang bermain untuk menjerat dan mengkriminalisasikan organisai KNPB, bukan hanya kali ini saja bermain, tetapi hampir semua sekertariat KNPB tanah Papua selalu bermain seperti yang terjadi di KNPB Nabire, barang �barang polisi selalu gunakan untuk mengkambing hitamkan KNPB selama ini seperti Bendera Bintang Kejora, Amunisi, dan Senjata api.
Kami KNPB tau skenario yang selalu bermain oleh Aparat NKRI.
Kapolres mengatakan untuk mengeluarkan barang-barang yang disita dari sekertariat KNPB oleh aparat kepolisian resor polres Nabire dan aparat Gabungan BRIMOB dan TNI pada tanggal 16 Februari 2015 harus lakukan Berita Acara Penangkapan (BAP) dengan satu pengurus KNPB jadi jaminan dan akan mejalani proses Hukum karena ada penemuan BK.
Pada hal bendera itu bukan milik KNPB namun itu merupakan sebuah skenario kepolisian.

Sampai dengan saat ini polisi terus melakukan swiping terhadap aktivis KNPB sehingga sejumlah aktivis melarikan diri ke pinggiran kota Nabire untuk menyelamatakan diri. Kemungkinan polisi akan terus melakukan pengejaran terhadap aktivis KNPB.
Demikian kondisi terakhir Kondisi wilayah nabire 3 hari terakhir ini.


Sumber : KNPB

Senin, 16 Februari 2015

KNPB : Berita yang Disiarkan Polda Papua itu Tidak Benar

Jayapura, Jubi � Komite Nasional Papua Barat (KNPB) membantah informasi yang menyebutkan 14 anggotanya terjaring razia yang digelar aparat kepolisian di pelabuhan Nabire, Papua. �Informasi itu tidak benar.
Yang benar adalah hanya satu anggota kami yang ditahan karena membawa materi-materi pendidikan politik tentang perkembangan nasional dan internasional,� ungkap Bazoka Logo, Juru Bicara KNPB, di Waena, Senin (16/2/2015).
Bazoka Logo mengatakan, berita yang disiarkan oleh Polda Papua itu tidak benar dan itu pembohongan publik. 
Yang benar adalah hanya satu anggota KNPB, juru bicara KNPB Sorong atas nama Yeheskiel Kossay.
�Polisi bilang empat orang ditangkap itu tipu. 14 orang ini sementara ada di sekretariat KNPB wilayah Nabire. Dan pada hari ini KNPB wilayah Nabire memediasi empat belas orang ini untuk menghadap ke Polres untuk meminta anggota mereka dibebaskan,� kata Logo.
Lebih lanjut Bazoka mengatakan, berita yang dipublikasikan di salah satu harian lokal yang dikonfirmasi oleh polda papua melalui juru bicaranya juga tidak benar.
�Kami sampaikan bahwa mau tangkap KNPB itu tidak ada alasan. Kalau KPNB lakukan hal yang anarkis
boleh. Kalau Indonesia menangkap kita karena bicara papua merdeka berarti tidak wajar di negara ini.
karena hak kami untuk bicara. Itu sudah dijamin oleh konstitusi di negara ini,� jelasnya.
Ones Suhuniap, saat dihubungi Jubi melalui telepon genggamnya dari Nabire membenarkan bahwa memang benar satu orang anggota KNPB Sorong sudah ditahan di Polres Nabire. Dan pada hari ini, Senin (16/2/2015) KNPB wilayah nabire sudah menghadap ke Polres Nabire untuk meminta satu anggota KNPB yang ditahan itu dibebaskan.
Sementara itu, pada hari Minggu (15/2/2015) Kombes Pol Patriage Renwarin kepada sejumlah wartawan di
Jayapura mengatakan, aparat kepolisian di Nabire telah mengamankan empat belas anggota KNPB dari
wilayah Sorong dan Fakkfak. (Arnold Belau/jubi)

Minggu, 15 Februari 2015

14 Aktivis KNPB Terjaring Rasia di Pelabuhan Nabire

Sejumlah Barang Bukti Ikut Disita 

Sebanyak 14 Aktivis KNPB dari wilayah Sorong dan Kabupaten Fak-fak berhasil diamankan dalam rasia aparat gabungan TNI/Polri di Pelabuhan Samabusa, Nabire, pada Minggu (15/2) pagi sekitar pukul 06.00 WIT.

Kombes Pol PatrigeKepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Kombes Pol Patrige ketika dikonfirmasi Bintang Papua, mengungkapkan, 14 aktivis yang berhasil diamankan itu diantaranya, KH, YK, YW, JM, WM, WK, YA, OM, CJ, NK, MA, MH, Ketua KNPB Sorong, dan Ketua KNPB Kabupaten Fak-fak.
�Rasia aparat gabungan TNI dan Polri ini dipimpin langsung Kabag Ops Polres Nabire dengan mengerahkan sebanyak 50 personil untuk melakukan rasia pada saat KM Dorolonda bersandar di Pelabuhan Samabusa Teluk Kimi, Nabire,�  katanya.
Selain mengamankan 14 Aktivis KNPB tersebut, kata Patrige, aparat gabungan TNI/Polri juga berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa, berupa satu lembar kertas yang berisikan diplomasi perjuangan Papua Merdeka internasional maupun nasional.
�Tim gabungan masih mengidentifikasi penumpang yang masih berada di pelabuhan yang dicurigai sebagai Aktivis KNPB. Rasia berakhir dua jam kemudian,  yakni sekitar pukul 08.30 WIT,� ucapnya.

Sementara lanjut Patrige, salah satu juru bicara KNPB wilayah Sorong berininsial YK (24), kini masih diinterogasi oleh Penyidik Reskrim. �Yang bersangkutan masih diperiksa untuk mengetahui perjalan mereka,�  ujarnya. (loy/don/l03)

Sumber : Bintang Papua

Bawa Dokumen Kemerdekaan, Aktivis Papua Ditangkap

Aktivis KNPB terjaring razia polisi bawa dokumen kemerdekaan Papua saat menuju Nabire.

 
Petugas gabungan TNI/Polri di Kabupaten Nabire, Papua, berhasil mengamankan seorang pemuda asal Papua, yang turun dari atas KM Doloronda yang tengah bersandar di Pelabuhan Samabusa, Nabire pada Minggu (15/2/2015) sekitar pukul 06.00 WIT.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Patrige menjelaskan, pemuda berinisial YK (27) yang datang dari Sorong itu, diamankan saat terjaring razia di terminal kedatangan penumpang area pelabuhan.
YK merupakan juru bicara sekaligus aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Sorong membawa selembar kertas yang berisi soal diplomasi kemerdekaan Papua.

Dari keterangan YK di Satuan Reskrim Polres Nabire,  YK tak sendirian, melainkan bersama 14 pemuda lainnya berangkat dari Fakfak dan Sorong menuju Nabire.

Dalam rombongan itu, ikut di dalamnya Ketua KNPB Wilayah Sorong dan Ketua KNPB Wilayah Fakfak, namun mereka berhasil lolos dari razia. Sementara YK satu-satunya yang  berhasil diamankan.

"Jadi saat razia berlangsung, kemungkinan 14 orang pemuda lainnya itu menyebar dan berhasil lolos," ujar Patrige.

Saat ini YK masih diamankan di Mapolres Nabire guna dimintai keterangan terkait tujuan mereka ke Nabire, sementara 14 rekannya masih dalam penyisiran aparat gabungan.

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) merupakan salah satu kelompok di Papua yang vokal memperjuangkan kemerdekaan Papua melalui jalur politik Internasional.

Pada tahun 2012, Ketua KNPB Pusat Mako Tabuni tewas tertembak di Jayapura. Namun kepergian sang pemimpin tidak menyurutkan semangat anggota di dalamnya untuk mengampanyekan kemerdekaan Papua hingga saat ini.  (Lidya Salmah)

Sumber : Suara.com

 

Senin, 08 Desember 2014

POLISI MENANGKAP 8 WARGA SIPIL

KNPB NUMBAY NEWS:
POLISI MENANGKAP 8 WARGA SIPIL
KRONOLOGI KEJADIAN:

Jam 04:00 WPB (subuh), aparat kepolisian menggunakan 1 mobil dalmas dengan anggota kira2 20 orang dengan senjata api lengkap.telah melakukan penangkapan terhadap 8 warga sipil yang berdomisili di Jl.bayangkara 4 distrik Jayapura Utara, dengan alasan yang tidak jelas.

Berikut nama2 yang di tangkap:

1.Bpk.BANI GOMBO
2.BPK.YANY KAROBA
3.BPK.BAS GOMBO
4.BPK.ORKA GOMBO
5.BPK.BOMAY KAROBA
6.MINCE GOMBO (perempuan)
7.BENY GOMBO
8.BPK.ANUS GOMBO.

Sampai info ini kami muat, belum di ketahui mereka berada di mana?

Mohon Advokasi, info selanjutnya menyusul..

By: sekertaris KNPB NUMBAY (REGINA.W.BOMAY)

Rabu, 19 November 2014

Penangkapan Aktivis KNPB Kembali Terjadi

NABIRE KNPBNews: hari rabu tanggal, 19 november 2014 jam. 80.30 wpb. 

Saat berlangsung HUT KNPB ke 6 wilayah Nabire terjadi penangkapan terhadap para aktifis KNPB dan parlemen, yqng ditangkap oleh pihak aparat kepolisian and TNI gabungan. Yang ditangkap diantaranya: 


1. Sadrak Kudiai Ketua KNPB Nabire, 
2. Alex Pigai Sekertaris KNPB Nabire, 
3. Yafet Keiya PRDN 
4. Agus Tebai Kepala Komisariat Diplomasi, 
5. Mekii Kadepa Anggota KNPB
6. Kristina Yeimo Anggota KNPB
7. Hans Edowai Anggota KNPB
8. Stevanus Edowai Anggota KNPB
9. Elia Tebai Anggota KNPB
10. Natan Pgai Anggota KNPB
11.Niko Mote Anggota KNPB
12. Albian Kadepa Anggota KNPB
13 Deserius Goo Aktifis.


Sampai saat ini mereka ada ditahanan polres nabire.]



Hal yang sama juga, KNPB wilayah dogiyai saat perayaan HUT KNPB KE 6 Saat berlangsung kegiatan terjadi penembakan dan penangkapan terhadapa para aktifis KNPB antaranya; 
1. Yupius dogomo, 
2. Eneas Anow, 
3. Edowai,
 4. Ketua sektor knpb kamu utara, 5. Perempuan 1
.
Penangkapan ini dilakukan oleh BRIMOB POLDA PAPUA yang bertugas di kab. Dogiyai, mereka dapat pukul, disiksa dan rendam didalam kolam, sampai saat ini ada dipihak aparat.

Yang dapat tembak saat belum diketahui

Info selengkap akan dimenyusul.

Minggu, 12 Januari 2014

Aksi Protes dan Penangkapan Aktivis

 Aksi Protes Rakyat Papua Barat atas kedatangan Tim MSG Secara sembunyi di Jayapura pada hari ini jam 10.35

Aksi Protes Rakyat Papua Barat atas kedatangan Tim MSG Secara sembunyi di jayapura Hari ini jam 10.35 WPB di Kantor DDPRP Kota jayapura 42 Orang dapat Tangkap. 
Nama nama yang dapat tangkap antara lain : 
1. Markus Haluk Sekjend AMPTPI,
2. Ucak Bazoka Logo Ketua Komisariat Intelejen KNPB Pusat 
3. Agus KOsai Ketua 1 KNPB pusat 
4. Ogram Wanimbo ketua Komisariat Diplomasi KNPB Pusat 
5. Yusak Pagage Ketua Parjal 
6. Yimi Broway Ketua Satu KNPB Kota Madya Numbay dan 36 orang lainya dapat tangkap sementara di Polresta kota Jayapura.

Lihat Video :

sumber : Nesta Gimbal

Rabu, 12 Juni 2013

Ditangkap dan Dipukul Polisi Hingga Babak Belur

Buchtar Tabuni Ditangkap dan Dipukul Polisi Hingga Babak Belur

Ketua Parlemen Nasional West Papua (PNWP) Buchtar Tabuni ditangkap dan dihajar sampai babak belur oleh kepolisian Polda Papua tanpa alasan tadi siang (12/06) pukul 11.00 saat dirinya hendak menuju ke Lapangan Mandala untuk nonton pertandingan Persipura vs Persisam.
Dari  pantauan langsung media ini, Polisi yang bersenjata lengkap atas komando Kompol Kiki Kurnia tiba-tiba tanpa alasan menghentikan kendaraan yang ditumpangi Buchtar , lalu secara paksa disertai pukulan Buchtar ditangkap dan dibawa ke Polda Papua.

Menurut Buchtar Tabuni, selama dalam perjalanan Ia disiksa dengan popor senjata oleh Polisi hingga menyebabkan luka sobek di telinga, bibir pecah, pukulan di kepala hingga luka memar dan bekas-bekas pukulan di punggung belakang. Buchtar ditahan di Polda Papua hingga pukul 2 siang dan dikeluarkan, namun selama dirinya ditahan dan dipukul aparat kepolisian tidak memberitahukan alasan Ia ditangkap dan dipukul.
Dari pantauan di lapangan, Kompol Kiki Kurnia yang selama ini menghasut, membuat onar dan tanpa mengerti aturan ini sengaja direncakan untuk memukul Buchtar. Bahkan tadi siang, demo atau mimbar bebas dalam rangka dukung MSG yang dilakukan oleh Mahasiswa BEM Uncen dibawa pimpinan Yason Ngelia diintervensi dan Kiki Kurnia bersama ratusan anggotanya dari Polresta Jayapura masuk untuk membubarkannya.

Pada aksi damai 13 Mei 2013 lalu, Kiki Kurnia juga bersama anggotanya melakukan hasutan kekerasan dan membantai rakyat yang sedang demo hingga salah satunya kini menderita patah tulang, sedangkan Ketua Umum KNPB Victor Yeimo dipukul dan dipenjarakan hingga kini. Sampai berita ini diturunkan, Buchtar masih dirawat intensif di keluarga. Sedangkan anggota KNPB dan Parlemen akan menuntut keadilan bagi korban.

Memar luka di kepala Buchtar yang dipopor senjata
Doc Foto - Diego
Sumber : KNPBnews (http://knpbnews.com/blog/archives/2096)
 
Copyright © 2013 -2018 KNPBnews
Design by FBTemplates | BTT