BREAKING

Kamis, 29 Oktober 2015

Foto-Foto Pembukaan Tunamen KNPB CUP

Pembukaan Tunamen KNPB CUP
Dalam Rangka Perayaan HUT KNPB KE_7
Dibuka Secara Resmi Oleh KETUA UMUM KNPB
Tuan Victor Yeimo Pada Tanggal 29 Oktober 2015, Pukul 16.54 Waktu West Papua
Di Expo, Port Numbay_West Papua.












Jumat, 16 Oktober 2015

PERUBAHAN MENUJU TUJUAN


Berjuta-juta masalah tersebut di atas perlu dirembukan oleh mahasiswa baik itu di selasar- selasar, kompleks kita, kampus, di teman-teman, di kita berada, di gubuk-gubuk, di asrama-asram dan lain sebagainya. Hal itu perlu di lakukan secara rutin demi satu perjuangan untuk menegakkan kebenaran yang hak ini termasuk membebaskan dunia dari belenggu sistem sampah oleh penguasa kolonial indonesia ini.

Generasi muda, khususnya para pemuda-mahasiswa dan pelajar tidak boleh terlena oleh waktu dan segala hingar-hingar kehidupan dunia dengan sejuta macam perhiasannya, baik itu jabatan, harta, wanita, atau apa saja yang melalaikan gerak langkah. Generasi muda harus tampil di garda terdepan mengusung satu perubahan yang hakiki untuk menyelamatkan negeri ini dari belenggu penjajahan di segala bidang kehidupan baik itu bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, pemerintahan, pendidikan, budaya dan lain-lain. Sadar atau tidak negeri ini dijajah oleh colonial yang tidak bermanusiawi dan para pemangku kebijakan, mereka menjajah rakyatnya sendiri. Walaupun mereka sering kali mengatasnamakan kepentingan rakyat, tapi sesungguhnya mereka adalah penghianat-penghianat rakyat yang harus segera diruntuhkan. Jika tidak, maka penderitaan ini akan terus berlangsung dan akan terus mengorbankan berjuta-juta rakyat di persimpangan jalan yang tidak jelas arah dan tujuannya.

Semangat pemuda-mahsiswa dan pelajar di saat menumbangkan, untuk melawan sistem kolonial yang ada di Papua ini. walaupun mereka hanya sebatas pergantian sistem yang ada dengan sistem berikutnya yang sebenarnya tidak ada bedanya. Ibarat pepatah keluar dari mulut buaya masuk mulut sangar harimau, sama-sama predator yang tidak mengenal belas kasihan kepada mangsanya, kecuali sama anaknya. Gerakan muda yang ada, harus terus dihidupkan agar semangat itu terus membara laksana bara api diperapian yang akan menghangatkan apa yang ada di sekitarnya, siapa yang dekat dengan api maka dia akan panas.
Semangat untuk melakukan perubahan harus terus digelorakan kawanku, mumpung masih ada nyawa di dada ini, mumpung kita masih bertemu matahari hari di hari ini. Janganlah kuliah melalaikanmu dari aktivitas mulia menegakan kebenaran di bumimu west Papua ini. Janganlah kesenian, hiburan, pacaran, facebook-kan, twitter-an, main game, dan segala macamnya melalaikan generasi muda harapan bangsa untuk memicu api revolusi di persada negeri ini. Rakyat sudah tidak tahan dengan segala penderitaan kawanku. Rakyat menantikan aksi nyatamu, bukan hanya sibuk mengerjakan tugas kuliah, pekerjaan rumah, atau menghabiskan waktu untuk les bahasa Inggris, Prancis, Belanda, Jerman, Jepang. Semua itu tidak akan ada gunannya jika anda lalai dari perjuangan dan ketaatan kepada pemilik kekuatan, yaitu Tuhan Allah yang saat ini hukumnya diterlantarkan oleh manusia.

Motivasi macam apa yang akan mengerakkan kakimu untuk bergerak mengontak?. Motivasi macam apa lagi yang akan diberikan untuk menjadikan lisanmu berani berteriak dengan memegang megaphone untuk mengatakan sudah saatnya “Perlawanan atau Revolusi”. Sudah banyak motivator, trainer memberimu bekal kawanku. Jangan main baku tungu, tetapi ada jalan ambil bagian. Sudah saatnya anda sebagai generasi muda, generasi harapan bangsa west Papua untuk menyatakan kebenaran ini.

Tidakkah generasi muda sekalian belajar dari mereka yang gugur di jalanan pahlawan-pahlawan kita yang di runtuhkan oleh penguasa kolonial ini,… Tidakkah anda belajar dari cara mereka berkumpul untuk menumbangkan ketidakadilan dan kesewenang-wenangan, ataukah mata hati kita semua sudah mati dan buta melihat penderitaan rakyat, melihat rakyat miskin dengan diatas kekayaannya sendiri, tidak melihat tengah jalan tanpa alas kaki dengan tidak memperdulikan hujan kelilin kota, dan terik matahari. Tidakkah kita peduli dengan banyaknya orang yang mati banyak, dikampun kota dan diseluruh plosok sehingga colonial berfikir manusia papua sebagai binatan buas yang harus di bunuh dan punahkan diatas negerinya sendiri.

Kawanku, generasi harapan mercusuar perubahan, di pundakmulah harapan dan cita-cita negeri ini di gantungkan. Bola panas ini tidak boleh disia-siakan karena kesempatan itu tidak akan datang untuk yang kedua kalinya. Masa muda tidak akan kembali walaupun anda menangis darah sekalipun. Masa anda sekolah dengan banyaknya kesempatan untuk mengajak kawan-kawan yang lain untuk berdiskusi untuk menularkan semangat ini tidak akan berulang. Masa ketika anda kuliah di perguruan tinggi baik itu strata satu (S1), S2, S3 di manapun anda kuliah tidak akan kembali, padahal anda punya ruang untuk mengajak teman anda dari berbagai penjuru tanah air untuk berjuang menegakkan satu kata revolusi. Selain itu anda punya kesempatan meyakinkan dosen-dosen anda dengan berbagai macam jenjang pendidikan yang mereka miliki dan bermacam-macam gelar yang mereka dapatkan, bahkan ada yang gelarnya lebih panjang ketimbang namanya.

Sampaikan kepada dosen-dosen dan guru-guru anda, bahwa jabatan dan titel tidak akan dibawa mati, dan semuanya tidak akan berarti di hari akhirat kelak manakala mereka tidak mendedikasikannya untuk perjuangan yang mulia ini demi negeri yang lebih baik. Tapi manakala mereka mendedikasikannya dalam perjuangan yang mulia ini maka akan menjadi pejuang sejati dan akan di catat sebagai kebaikan, walaupun mereka telah meninggal dunia tapi apa yang mereka sampaikan tetap menjadi ladang baik yang tidak terputus selama itu adalah guru revolusi yang sejati. (Mabes KNPB Pusat, Divietnam 25 september 2015)

‪#‎medawogii‬

 sumber : .facebook.com 

Jumat, 09 Oktober 2015

Surat Dakwaan JPU, Tiga Tahanan Politik Di Biak Ancaman Hukuman 14 Tahun



Tiga tahanan politik di biak, Apolos Sroyer ketua PRD yudas Kossay sekertaris Umum KNPB dan Dortheus Bonsapia NFRPB

KNPBNews: pada hari jumat 09 Oktober 2015, tiga (3) Tahanan Politik Papua Merdeka di Biak menerima surat pelimpahan dan surat dakwaan ke Pengadilan dari Jaksa Penutut Umum (JPU) wilayah Biak.

Tiga tahanan politik yang menerima surat pelimpahan dari JPU Masing –masing Tuan APLOS SOROYER Matan ketua KNPB wilayah dan juga Ketua Parlemen Rakyat daerah (PRD ) Wilayah Biak , Sekertaris umum KNPB Wilayah Biak YUDAS KOSSAY dan DORTHEUS BONSAPIA dari NFRPB.

Surat pelimpahan dari jaksa Penuntut Umum JPU tersebut dengan ancaman pasal berlapis, yaitu pasal 14 ayat 1 Undang –undang dasar Rebuplik Indonesia nomor 1 tahun 1946 tentang hukum pidana Jo pasal 55 ayat 1, ke 1 KUHP , pasal 160 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,Pasal 160 ayat 1 kuhp jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp dan Pasal 53 ayat 1 KUHP .
Dengan ancaman Hukuman masing-masing Pasal undang-undang dasar RI Nomor 1 tahun 1946 ancaman Hukuman 14 tahun sedangkan pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun ke atas.

Ancaman hukuman pasal berlapis tersebut dikenakan kepada ke Tiga tahanan politik di biak Masing- masing Apolos Sroyer ketua PRD yudas Kossay sekertaris Umum KNPB dan Dortheus Bonsapia NFRPB. Sidang perdana terhadap 3 tahanan politik tersebut direncanakan antara tanggal 15 atau 16 oktober 2015 mendatang.

Ketiga Tahanan politik tersebut ditangkap pada tanggal 20 Mei 2015, terkait rencana aksi demo damai yang dimediasai oleh KNPB di seluruh Wilayah teritori west Papua sorong sampai merauke untuk Mendukung ULMWP masuk ke MSG di honiara solomon Island.(CheDG)

Kamis, 08 Oktober 2015

Bawa Wartawan Prancis, Agus Kossay, dkk Ditangkap

Ketua 1 KNPB Pusat Dkk (Photo_KNPB)
KNPB_News_;-Pada hari ini, Jumat, 9 Oktober 2015, Ketua 1 KNPB Pusat, Agus Kossay bersama dua warga sipil bernama Bano Kalaka dan Nodi Hilka ditangkap di Kantor Pesawat AMA Sentani, West Papua. Penangkapan ini berkaitan dengan penerbangan bersama wartawan Prancis, Marie Dhumieres yang ikut meliput dalam pelantikan pengurus KNPB Wilayah Pegunungan Bintang pada 1 Oktober 2015 lalu.

Kami menduga kuat, pihak manajer AMA mendapat intervensi kuat dari pihak kepolisian Indonesia dalam hal pemberangkatan Pimpinan KNPB, Victor Yeimo dan Agus Kossay bersama wartawan. Sejak tanggal 2 Oktober lalu, setelah pelantikan dilakukan, pihak Manajer AMA telah memaksa Agus Kossay agar membawa wartawan tersebut ke Kantor AMA, tanpa alasan yang jelas.

Pihak AMA sejak saat itu telah menangkap Bano Kalaka dan Nodi agar Agus dapat membawa wartawan tersebut. Hingga tadi pagi, Agus Kossay bertandang ke AMA lalu menjelaskan tentang status wartawan yang bebas meliput di Papua. Setelah Agus menjelaskan perihal keberadaan wartawan yang sudah kembali ke Jakarta, pihak AMA menanahan Agus dan hendak menyerahkannya pada Polisi.

Kami berharap kepada wartawan nasional dan internasional agar mendesak pihak polisi menghentikan tindakan penangkapan kepada saudara Agus Kossay dan kedua kawannya yang telah memberangkatkan wartawan internasional ke Okhika, Pegunungan Bintang. Sebab, Marie Dhumieres memiliki akses yang bebas ke West Papua sesuai dengan pernyataan Presiden Jokowi yang telah membuka akses jurnalis internasional ke West Papua.
Jayapura, 9 Oktober 2015

Bazoka Logo
Juru Bicara KNPB
+6282238217089

Rabu, 27 Mei 2015

32 Aktivis KNPB Ditangkap, 5 Orang Terluka di Jayapura

32 Aktivis KNPB Ditangkap, 5 Orang Terluka Di Gapura Uncen Perumnas III, Waena -Jayapura
Aparat kepolisian dari Polresta Kota Jayapura kembali melakukan pengkapan brutal dan mebubarkan masa dengan mengeluarkan tembakan. Akibat dari kebrutalan aparat ini 5 orang terluka puluhan lainya ditangkap.

Penangkapan aktivitas KNPB ini ditangkap karena ulah mahasiswa uncen yang jadi propokator dan melempar batu ke arah polisi dari arah sekertariat bem uncen dan dari arah atas jalan naik kampus.

Hai itu menyebabkan sejumlah aktivis KNPB ditangkap secara brutal hingga sejumlah aktivis terluka karena disiksa polisi.

Demo damai KNPB medukung ULMWP pada hari ini Polisi menakap seluruh aktivis KNPB di gapura uncen perumnas III Waena.

Penangkapan ini terjadi pada pukul 09 . 15 WPB.

Dalam Penagkapan ini sejumlah aktivis KNPB terluka karena polisi melakukan pemukulan pada saat Penangkapan.
Salah satu yang terluka adalah Assa Alua terluka kepala mengeluarkan darah cukup banyak. Kemudian salah satu gigi patah. Pada saat melakukan penangkapan polisi mengeluarkan tembakan sebanyak 2 kali.

Sebelum polisi melakukan penagkapan ada pengurus BEM Uncen yang sudah dipasang polisi melempar batu ke arah polisi seakan-akan masa yang melempar batu, akhirnya langsung melakukan pemukulan dan penagkapan. polisi datang melekukan pemukulan dan panagkapan dengan tidak manusiawi terhadap sejumlah aktivis KNPB.sekitar 5 anggota KNPB terluka.

Kemudian di Expo Waena 2 orang di tangkap pada pukul 9.00 WPB.

Sebelumya mahasiswa uncen memalang kampun pada pukul 8.35 WPB namun polisi bubarkan paksa. Kemudian KNPB Keluar dari sekertariat vietnam menuju perumnas III Waena pada pukul 09.00 wpb, kemudian pada pukul 09.10 masa aksi dari knpb tiba di gapura uncen langsung dihadang polisi. 5 menit kemudian ada provokator lempar batu dari arah kamus ke polisi sehingga semua aktivis KNPB ditangkap polisi.

Polisi juga melakukan penangkapan di Expo dan depan kantor pos abepura.
Ini nama- nama yang ditangkap hari ini kamis 28 mey 2015. Pukul 09.15 wpb. Di depan Kampus uncen Jayapur yakni:

1. Warpo wetipo, Ketua Komisariat diplomasi KNPB Pusat
2. Ucak Bazoka Logo, Jubir Nasional
3. Sony Meage,
4. Yosep Degey,
5. Panus Siep,
6. Assa Alua,
7. Oncen Balingga,
8. Meky Tipagau,
9. Nita Wenda,
10. Yufri Pahabol,
11. Eky Balingga,
12. Alex Mujijau,
13. Sonny Dogopia,
14. Natalis Napagani,
12. Beny Yatipai,
16. Eliaser Anggainggom,
17. Yustinus Nambagany,
18. Dominikus Dendegau,
19. Taksen Giay,
20. Selvianus Bagubau,
21. Memendas So,
22. Otniel Balingga,
23. Osea Yeimo,
24. Amos Payage,
25. Natalis Go,
26. Donatus Dombay,
27. Musa Tobay,
28. Mike Mabel,
29. Pitre Matuan,
30. Keliopas Boma.

Ini nama-nama yang ditangkap Perumnas III Waena.
Kemudian di Expo 2 orang ditangkap

1. Domy Dedegau
2. Jus Nabagani

. Sedangkan di Abepura dan Jayapura belum ketahui jumlah.
Tolong segra advokasi.

Kamis, 19 Maret 2015

Polisi Tembak Satu Anggota KNPB, Satu Guru SD dan Satu Anggota KNPB Ditangkap

ist
Jayapura, Jubi � Di Kabupaten Yahukimo, Papua satu anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Isai Dapla (37) kena tembakan di dada dan Salomon Pahabol, ((47) seorang guru SD kena ditembakan di kaki kiri. Penembakan dilakukan oleh aparat kepolisian dari satuan Brimob yang dikirim dari Wamena. Dikabarkan pula, satu anggota KNPB Yahukimo atas nama Elias Kabak (40) ditangkap oleh aparat kepolisian di Yahukimo saat KNPB melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu diplomasi The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di Melanesia Spearhead Group(MSG).
Serius Suhuniap, Ketua KNPB Yahukimo, saat dihubungi Jubi (19/3/2015) membenarkan informasi tersebut. Dan dijelaskan, sesuai dengan instruksi KNPB Pusat untuk melakukan penggalangan dan guna mendukung diplomasi perjuangan Papua untuk mensuport ULMW untuk menjadi anggota resmi dalam MSG, melaluai aksi demo damai, doa puasa dan berupa material dan penggalangan dana sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.
Header advertisement
�Maka setelah kami terima instruksi dari KNPB Pusat, lalu melakukan pertemuan dan sepakati untuk membuka panggung terbuka. Dan pada  9-10 Maret 2015 KNPB Yahukimo buat panggung terbuka tepatnya di depan Ruko Putera Daerah Yahukimo melakukan aksi penggalangan dana dimulai tanggal 11-18 Maret 2015,� katanya kepada Jubi dari Yahukimo.
Dikatakan, tepatnya Kamis (19/3/2015) di mana KNPB wilayah Yahukimo umumkan untuk melakukan penutupan panggung penggalangan dana.
�Tadi kami hendak melakukan acara penutupan pada pukul 15.00 waktu Papua, dalam bentuk ibadah. Informasi penutupan pencarian dana yang dimaksud sudah koordinasi baik dengan Kapolres Yahukimo dan Jajarannya,�kata Serius.
Menjelang persiapan penutupan kegiatan pencarian dana, Polda Papua mengutus Brimob dan pagi tadi Brimob tiba dengan pesawat kecil lalu bersama aparat lain dari Polres Yahukimo menuju tempat kegiatan pada pukul 09.25 waktu Papua, lalu membongkar panggung serta sita beberapa barang milik KNPB Yahukimo, diantranya, spanduk, megaphon, spiker, toa, mick  dan kamera.
�Tidak hanya itu, aparat membubarkan massa yang hendak melakukan ibadah bersama dengan brutal. Dalam insiden tersebut satu anggota KNPB, Isai Dapla (37) kena tembakan di dada dan Salomon Pahabol, ((47) seorang guru SD kena ditembakan di kaki kiri. Juga Elias Kakab (40) anggota KNPB ditangkap dan ditahan di Polres Jayawijaya,� kata Suhuniap.
Sementara itu, Ones Suhuniap, sekretaris umum KNPB pusat melalui surat elektronik yang dikirim kepada Jubi membenarkan informasi tersebut.
�Benar, tadi ada penembakan terhadap dua orang. Masing-masing satu orang guru dan satunya lagi anggota KNPB. Juga satu anggota kami sudah ditangkap dan sedang ditahan di polres yahukimo. Maka itu, KNPB minta tindakan brutal dan tidak beretika kemanusiaan yang dilakukan oleh polda Papua terhadap Rakyat Papua Di Yahukimo. Kami minta agar Polda Papua harus bertanggungjawab,� katanya.
Sementara itu informasi dari Antara menyebutkan senjata api jenis revolver milik Kasat Intel Polres Yahukimo hilang dirampas massa saat membubarkan aksi yang dilakukan Massa Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang merupakan kelompok pro Papua merdeka.
Data yang dihimpun Antara, Kamis (19/3/2015), terungkap insiden itu berawal saat anggota KNPB sekitar pukul 10.30 WIT melakukan aksi pengumpulan dana.
Aksi yang dilakukan dikawasan komplek ruko Blok C Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, itu dibubarkan oleh Waka Polres Yahukimo Kompol Supraptomo dengan menggerahkan anggota Brimob.
Bahkan anggota polisi sempat menggeluarkan tembakan peringatan namun massa melawan bahkan menggeroyok Ipda Budi Santoso dan menggambil senpi jenis revolver yang dibawanya.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige di Jayapura mengakui senpi milik anggota Polres Yahukimo hilang saat membubarkan aksi KNPB. �Memang benar ada senpi milik anggota yang hilang,� kata Kombes Patrige.(Arnold Belau/Dominggus Mampioper)

http://tabloidjubi.com/2015/03/19/polisi-tembak-satu-anggota-knpb-satu-guru-sd-dan-satu-anggota-knpb-ditangkap/

Kronologis Polisi Bubarkan Paksa di Yahukimo

Kronologis Yahukimo: 1 Anggota KNPB Di Tangkap Dan 2 Kena Tembakan Oleh Polisi dan Brimob, Bongkar Panggung Penggalangan Dana, Bubarkan Paksa


1 ANGGOTA KNPB DITANGKAP DAN 2 LAINNYA KENA TEMBAKAN OLEH POLISI DAN BRIMOB LALU  POLISI DAN BRIMOB BONGKAR PANGGUNG PENGALANGAN DANA DAN BUBARKAN PAKSA. 
West Papua National Committee (KNPB) Where VS Yakuhimo Territory Police, Kopassus, Army of the Republic of Indonesia - Photos From Edited Pasema Voice

Melalui Pesan yang di terima suarapasemablogspot.com,  Oleh Ketua KNPB Jubir Nasional Bazoka Logo kepada Suarapasema.blogspot.com bahwa Kerusuhan yang terjadi 19 Maret 2015 adalah benar namun Kronologis yang sebenarnya ini, Maka Suara Pasema Kebali Melakukan Postingan Ulang Sesuai Kronologis. Dibawah Ini.

KNPBNews : Yahukimo, Sesuai dengan Kebutuhan Perjuangan Papua Merdeka Media Nasional Rakyat Papua Barat-- Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Pusat Intruksikan Kepada Seluruh KNPB Setanah Papua Guna Mendukung Perjuangan Papua Merdeka Pada umumnya dan Khususnya Untuk mendukung Proses persatuan Gerakan Papua Merdeka yang telah terjadi beberapa waktu lalu di Vanuatu [ULMWP].


Maka KNPB Intruksikan Kepada KNPB Wilayah Setanah Papua Untuk Mendukung ULMWP Melalui Aksi Demo Damai, Melalui Doa-Puasa, Berupa Material & Pengalangan Dana Secara Terbuka sesuai kondisi wilayah masing-masing Guna Mendukung ULMWP.

KNPB Wilayah Yahukimo menerima informasi tersebut lalu melakukan pertemuan dan sepakati untuk membuka Panggung terbuka. Pada tanggal 9-10 Maret 2015.  KNPB Yahukimo buat Panggung Terbuka Tempatnya Depan Lokasi Ruko Putra Daerah Yahukimo,

Aksi Pengumpulan Dana Oleh Rakyat Di Yahukimo Secara Resmi Mulai Tanggal 11-18 Maret 2015.

Tepatnya Hari Ini Kamis tanggal 19 Maret 2015 dimana KNPB Wilayah Yahukimo Umumkan Untuk Melakukan Penutupan Panggung Penggalangan Dana. Acara Penutupan yang dimaksud hendak Lakukan pada pukul 3 sore waktu yahukimo Dalam Bentuk Ibadah.

Informasi Penutupan Pencarian Dana yang dimaksud sudah koordinasi Baik dengan Kapolres Yahukimo dan Jajarannya.  Hari Kamis Tanggal 19 Maret 215 menjelang persiapan penutupan kegiatan pencarian dana Polda Papua Mengutus Brimob Pada pagi hari tanggal 19 maret 2015 & Bersama Polres Yahukimo Menuju Tempat Kegiatan pada pukul 09.25 Waktu Yahukimo lalu Membongkar Panggung, Menyita Barang Milik KNPB antara lain : Spanduk, Megapon, Spiker, Toa, Mick & Kamera. Tidak hanya itu Namun Polisi & BRIMOB Membubarkan Paksa pada Rakyat.

Dalam insiden tersebut 2 Anggota KNPB Terluka Kena Tembakan BRIMOB.

Sementara masih dirawat Di Rumah Sakit Yahukimo.

KNPB Minta tindakan Brutal & Tidak Beretika Kemanusiaan Polda Papua terhadap Rakyat Papua Di Yahukimo harap Dipertanggung Jawabkan.

Sekian Dan Terima Kasih.

                                                                                        West Papua Laa- Pago 19 Maret 2015


Badan Pengurus Pusat
Komite Nasional Papua Barat [KNPB].


Ones Suhuniap                         Bazoka Logo


Sekum.                                   Jubir Nasional
 
Copyright © 2013 -2018 KNPBnews
Design by FBTemplates | BTT